Kisah: Teladan Dari Pribadi Rasulullah Muhammad SAW "Bijak Terhadap Masalah"


"Ketika itu beliau hendak ke masjid. Di suatu tempat terdapat seorang nenek yang melempari beliau dengan kotoran. Hal itu dilakukan saat beliau lewat depan rumahnya. Hal tersebut pula terjadi tidak hanya sekali. Hari-hari berikutnya pun demikian. 

Setiap kali dilempari kotoran, Nabi Muhammad SAW hanya tersenyum dan tidak marah. Suatu ketika Nabi Muhammad SAW heran karena rumah itu terlihat sepi dan tidak ada yang melempari beliau dengan kotoran seperti biasa ketika beliau lewat di depan rumah tersebut. Beliau pun bertanya kepada tetangga nenek tersebut. Ternyata, sang nenek sedang sakit. Dan ia juga tinggal sendiri di rumah itu. 

Akhirnya, Nabi Muhammad SAW menjenguk sangat nenek. Ketika pintu diketuk ternyata tidak ada sahutan, Nabi Muhammad SAW kemudian masuk ke rumah itu. Beliau menyiapkan makanan, menimba air, dan membersihkan rumah sang nenek. Nenek tersebut penasaran siapa gerangan orang yang telah melakukan semua kebaikan di rumahnya. 

Akhirnya, ia bangkit dan mencari tahu. Sungguh ia sangat terkejut ketika melihat bahwa yang sedang membantunya adalah orang yang selama ini ia lembari kotoran. Sang nenek pun meminta maaf dan berjanji akan menerima Islam sebagai Agama nya."

Dalam menghadapi masalah, setiap orang pasti mempunyai cara tersendiri untuk mengatasinya. Ada yang menggerutu, ada yang tanpa beban, emosi, serta ada juga yang lebih mendekatkan diri kepada Allah. Dalam mengatasi masalah, Rasulullah Muhammad SAW adalah teladan kita 

Ternyata kebaikan yang kita berikan terhadap seseorang akan berhasil mengubah seseorang daripada kemarahan yang disertai rada dendam. Dalam kisah ini Rasulullah Muhammad SAW memberi contoh agar dalam mengatasi masalah, senantiasa kita tetap bersabar. Dengan kesabaran, hasil yang akan kita terima tentu akan lebih baik. 

Belum ada Komentar untuk "Kisah: Teladan Dari Pribadi Rasulullah Muhammad SAW "Bijak Terhadap Masalah""

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel